SIKLUS REPRODUKSI IKAN

–        Ikan mempunyai siklus reproduksi tahunan yang memacu perkembangan gonad dan dipertahankan siklusnya selama ikan masih mampu bereproduksi.

–        Siklus reproduksi ikan bersifat endegonous circannual dan ketika disinkronisasikan dengan musim akan memberikan isyarat pada otak untuk merespon kondisi lingkungan tersebut. Cahaya dan suhu merupakan faktor lingkungan penting yang menginisiasi dan mengatur kecepatan perkembangan gonad. Faktor tersebut bekerja sebagai isyarat yang memperantarai perbedaan setiap ‘fase’ dari siklus reproduksi ikan.

–        Sinyal / isyarat yang mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan ritme reproduksi tahunan dengan ritme lingkungan dalam setiap tahun bertindak sebagai kalender yang sesuai dengan perubahan-perubahan suhu, pencahayaan dan ketersediaan makanan bagi larva dalam setiap musim yang berbeda setiap tahun.

–        Ikan yang mempunyai periode pemijahan musiman mempunyai suatu penanda jam interval ketika musim pemijahan tiba.

STIMULI CAHAYA

–        Perbesaran secara bertahap perkembangan gonad induk ikan yang memasuki masa prapemijahan tergantung fotoperiode dan suhu.

–        Fotoperiode panjang ( siklus terang lebih lama ) menginduksi pengaruh pemacuan proses perkembangan gonad ikan.

–        Fotoperiode pendek ( siklus gelap lebih lama ) menyebabkan kerusakan siklus pemijahan yang menjurus pada regresi gonad.

–        Pengaruh stimulasi perubahan pencahayaan lingkungan ( fotoperiode ) diterima sel fotoreseptor retina mata ikan kemudian impuls cahaya tersebut diteruskan ke organ pineal yang terdapat pada bagian atas diensefalon otak ikan.

–        Organ pineal bertindak sebagai transducer neuroenducrinal ( sinyal yang dapat mengubah informasi isyarat ) cahaya masuk menjadi isyarat untuk memproduksi hormon yang selanjutnya sinyal ini diteruskan ke hipotalamus.