Pada awalnya kegiatan yang berkecimpung dengan alam terbuka di Perikanan yang saat itu masih menjadi salah satu jurusan di Fakultas Pertanian sudah ada, dengan diadakannya kegiatan susur sungai, susur pantai oleh beberapa mahasiswa sejak tahun 1999. Namun kegiatan ini hanya sekedar penyaluran hobi para mahasiswa untuk mengetahui tentang alam terbuka, khususnya yang berkaitan dengan Perikanan sehingga tidak ada tindak lanjut untuk membentuk suatu wadah legal di tingkat jurusan.
Hingga memasuki medio tahun 2007, Sudianto yang merupakan mahasiswa perikanan angkatan 2004 membuat suatu gagasan sendiri untuk mengadakan perjalanan alam bebas ke dua kalinya ,yang diberi nama FEMOUS (From Mountain To Ocean) namun keinginan beliau tidak terakomodir secara keseluruhan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan berlandaskan niat luhur itu, munculah beberapa orang yang memiliki visi yang sama yaitu, Gita Ilham (Perikanan 2004),Perdana Putra Kelana, Yuyu Diana, Riono Ramdani, Ritzki Aria Tedja,Agung Wijayanto, Muhamad Reza Garnida, Jatnika, Fauzan, Hilman, Haris Maulana Bayu (Perikanan 2006) Windi Meuraxa, Sandy (Perikanan 2007) dan Yogi Prayoga (Kelautan 2007) untuk membentuk organisasi mahasiswa pencinta alam Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, dari diskusi tersebut ditetapkanlah nama “Parimanta” pada tanggal 9 Januari 2008 yang diusulkan oleh Aria dengan akronim “Perhimpunan anak rimba Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan”. Pengesahan nama dan tanggal berdirinya Organisasi ini bertempat di Gedung perkuliahan Program Terpadu Basic Science (PTBS) Universitas Padjadjaran, Jatinangor sekaligus terpilihnya Perdana Putra Kelana secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus pertama di Parimanta .
Parimanta adalah Unit Kegiatan Mahasiswa Penelusur Rawa, Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung yang berdiri pada tanggal 9 Januari 2008 dan bernaung di bawah pengawasan Pembantu Dekan III bidang Kemahasiswaan. Parimanta berpedoman pada kode etik dan juga hakekat pencinta alam Indonesia, berazaskan pancasila, berdasarkan UUD 1945 dan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Parimanta bertujuan untuk menampung, menyalurkan rasa kecintaan terhadap alam, mendidik mahasiswa perikanan dan ilmu kelautan menjadi seorang yang profesional, memiliki rasa kekeluargaan yang erat, berkepribadian mandiri yang selaras dengan alam, memiliki mental dan fisik yang kuat, yang berorientasi kearah perbaikan alam serta menuju terciptanya SDM bangsa Indonesia yang berkualitas.
Kegiatan Parimanta mencangkup hal yang bergelut dengan alam bebas secara fisik maupun sosial dalam bidang penelitian ilmiah, pengabdian masyarakat, keprofesian, lingkungan hidup, SAR dan ORAD (Olah Raga Arus Deras).

STRUKTUR ORGANISASI

Dewan Pengurus Parimanta Periode 2009 – 2010

Ketua DP: Riono Ramdani
Wk. Ketua DP: Yogi Prayoga
Sekretaris: M. Reza Garnida
Bendahara: Windi M.
Divisi Gunung Hutan: Perdana Putra Kelana
Divisi Rawa Laut: Ritzky Aria Tedja
Divisi Ekspedisi: Agung Wijayanto
Divisi Informasi dan Komunikasi: Yuyu Diana

Dewan Pengurus Parimanta periode 2009-2010 memiliki beberapa divisi, yaitu :

Divisi Gunung Hutan
Setiap anggota Parimanta wajib mempunyai kemampuan dasar dalam hal hutan dan gunung, oleh karena itu tugas Divisi Gunung Hutan selain mengadakan perjalanan juga memberikan pendidikan dan pelatihan mengenai keahlian yang berhubungan dengan kegiatan lapangan, khususnya penjelajahan hutan dan gunung. Tujuan divisi ini adalah untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan serta keterampilan untuk hidup di alam bebas, serta sebagai sarana bagi para anggota untuk melatih diri, menyalurkan hobi, dan bentuk kecintaan terhadap alam. Dalam divisi ini, kita diajarkan tentang navigasi (termasuk didalamnya peta, kompas), ESAR (Evacuation Search and Rescue), survival (teknik bertahan hidup di alam bebas) dan manejemen perjalanan dari tahap persiapan sampai keberangkatan, sehingga perjalanan yang dilakukan bisa dijalani dengan lebih efektif & efisien serta dapat menghindari bahaya yang ditimbulkan dari petualangan yang akan dilakukan dalam ruang lingkup hutan dan gunung.

Divisi Rawa Laut
Dalam divisi rawa laut hal-hal yang diajarkan tidak jauh beda dengan divisi hutan gunung dari mulai navigasi, ESAR, survival, dan menejemen perjalanan, yang membedakan adalah tempat dan pendalaman dalam mempelajari ilmu tentang rawa laut. Hal ini dipersiapkan untuk lebih memudahkan pengaplikasian ilmu dari perkuliahan (Perikanan dan Ilmu Kelautan) di lapangan.

Divisi Ekspedisi
Divisi ekspedisi atau perjalanan penyelidikan ilmiah dibentuk sebagai wadah mengaplikasikan pendidikan yang telah didapatkan tentang hutan, gunung dan rawa laut. Bertujuan untuk memberikan informasi lebih, tentang hutan, gunung dan rawa laut serta mengenai wilayah konservasi khususnya yang berkaitan dengan dunia perikanan dan ilmu kelautan.

Divisi Informasi dan Komunikasi
Memberikan berbagai macam informasi baik dalam bentuk artikel ataupun buletin mengenai kegiatan parimanta maupun berita-berita yang diperoleh, agar dapat tersampaikan pada khalayak luas.